you’re my petrichor

Saya selalu bertanya-tanya tentang sebuah aroma yang tercium sesaat hujan baru turun. Aromanya teduh sekaligus menyejukan. Bau Surga no.2, begitulah saya menyebutnya (btw, nomor 1 adalah aroma keringat saya sendiri, hehehe). Aroma itu sekejap saja bisa membawa saya ke dimensi yang berbeda tiap kali saya menciumnya, sampai sekarang. Petrichor, begitulah mereka menyebutnya.

pada suatu saat

ingin kumemelukmu, mendekatkan jantungku, pada jantungmu. membiarkan mereka berdetak seirama.