Hal-Hal Baik yang Terbatas

Istilah “Limited Good (hal baik yang terbatas)” adalah sebuah konsep dari teori antropologi yang ada dalam masyarakat tradisional diciptakan oleh George M. Foster dalam artikelnya tahun 1965, bahwa ada “hal baik” yang terbatas  di sekitar kita.Dengan kata lain, jumlah dari keberuntungan, uang, dan sebagainya untuk kita miliki itu terbatas, jadi setiap seseorang untung (mendapatkan), ada orang lain yang rugi (kehilangan).

Entah kenapa akhir-akhir ini saya percaya dengan teori itu, sehingga hal-hal baik yang saya dapatkan saya syukuri dan nikmati sebaik mungkin sebelum berpindah ke orang lain. Contohnya kemarin banyak fans yang bahagia ikut event billiard bareng, tapi banyak juga yang ikut event galau  bareng. Wakakakak.

okelah kembali bekerja ;)

You may also like...

1 Response

  1. 2013/05/21

    […] percaya teori limited good, bahwa hal baik itu sebenernya terbatas, dan kita bergantian merasakannya. Yah seperti roda yang […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *