tentang move on

Kamu masih bercerita tentang pacarmu, oh, mungkin lebih tepatnya mantanmu.  Dan tidak seperti biasanya saat kamu bercerita tentang mantan atau pacar-pacarmu yang lain, kali ini wajahmu tampak lebih muram dengan air mata yang tak kunjung reda.  Itu lah yang membuatku tak tega membiarkanmu berdiri selama setengah jam di depan kosanku, menungguku membukakan pintu untukmu.